Gorontalo- Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, dalam rangka pemutakhiran Data Terpadu Ekonomi dan Sosial Nasional (DTESN) tingkat desa.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan sosial agar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Desa Bunggalo menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat ketidaksinkronan antara data yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data desa. Perbedaan data tersebut berdampak pada penyaluran bantuan sosial yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.
Ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa penerima bantuan yang secara ekonomi sudah tergolong mampu, namun masih tercatat sebagai penerima bantuan. Kondisi ini menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat lainnya yang dinilai lebih layak menerima bantuan, namun belum terakomodir dalam data.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Pemerintah Desa Bunggalo berharap adanya pembaruan data secara berkala oleh BPS, baik setiap bulan berjalan maupun minimal per tiga bulan. Dengan adanya pembaruan data secara rutin, diharapkan data penerima bantuan dapat lebih tertib, akurat, dan benar-benar sesuai dengan peruntukannya.
Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyambut baik masukan dari pemerintah desa tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPS, dan instansi terkait dalam proses pemutakhiran DTESN. Data yang valid dan mutakhir dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan program bantuan pemerintah berjalan adil dan tepat sasaran.*







