Aktifitas warga di eks pasar lama Tumpaan terlihat ramai
Amurang – Dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid 19),masyarakat belum sepenuhnya menerapkan social distancing atau menjaga jarak sosial dan physical distancing untuk mencegah penyebaran corona virus atau Covid-19.
Hal tersebut terlihat dari aktivitas masyarakat di eks pasar lama yang terletak di Tumpaan Raya kecamatan Tumpaan. Aktivitas pengunjung dan pedagang masih dilakukan seperti hari-hari sebelumnya, padahal corona virus bisa menyerang, jika tanpa jarak dan tak memperhatikan kebersihan.
Sebelumnya, Pemerintah desa sudah sering kali mengingatkan dan menegur kepada penjual dengan memasang tali dan palang,untuk tidak berjualan,tapi sayangnya di rusak oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Sehingga perlu ada tindakan tegas dari instansi terkait, agar penyebaran covid-19 tidak menyebar di pasar ini.
Haen Tambaritji selaku masyarakat kepada media ini mengatakan, sangat di sayangkan jika pedagang belum sepenuhnya mentaati anjuran dan himbauan pemerintah terkait hal ini.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Ini sangat berbahaya jika warga yang ada di eks pasar lama masih ramai dalam aktifitas jual beli, tanpa menerapkan anjuran pemerintah.Apalagi para pembeli bukan saja warga yang ada di sekitar eks pasar lama ini, tapi dari luarpun datang berbelanja di sini,karena ada beberapa kendaraan berplat nomor luar Minsel sering datang di sini,” ujar Haen.
Dirinya berharap, ini perlu ada petugas khusus untuk terus menghimbau masyarakat agar tidak bergerombol di pasar, dengan menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja bekerjasama dengan petugas PD Pasar, supaya masyarakat terus diingatkan agar menjaga jarak sesuai dengan anjuran pemerintah. (QQ)







