Sulut – Modus kejahatan skimming mengincar pengguna ATM nasabah Bank Sulut. Untuk menghindari kejahatan ini, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) SulutGo (BSG) Revino Pepah tidak menampik hal tersebut.
”Iya akibat tindakan kejahatan ini, ada beberapa orang nasabah yang telah datang melaporkan rekening terdebet tanpa transaksi.”ujar Revino Pepah, Jumat (1/7/2022).
Dikatakan Revino Pepah kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib. “Kasus ini sedang diperiksa oleh divisi terkait.
Untuk itu Kami meminta agar nasabah BSG tetap waspada terhadap kasus Skimming, himbaunya.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Senada juga ditegaskan oleh Pemimpin Corporate Secretary BSG Linda Moniaga bahwa untuk mencegah dan mengaintisipasi hal ini maka manajemen PT BSG meminta kepada seluruh nasabah, apabila terjadi perbedaan pencatatan transaksi akibat Skimming untuk segera dan secepatnya datang melaporkan ke kantor cabang/ cabang pembantu BSG terdekat, ujar Revino, seperti dikutip Sulut.news.com.
”kami minta kepada seluruh nasabah yang mengalami perbedaan pencatatan transaksi segera melapor, kami siap membantu hingga tuntas”katanya.
Selain itu, pihaknya memastikan, pada prinsipnya BSG menjamin penggantian kerugian bagi nasabah yang terbukti dirugikan akibat percobaan skimming dimaksud sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya dari hasil indenfikasi sementara, tidak ada nilai yang signifikan sehingga masih dapat ditangani oleh manajemen BSG secara cepat dan tuntas.”ujarnya. (***)








