Manado – Warga Kelurahan Malalayang Dua Lingkungan IV Kecamatan Malalayang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki. Setelah diidentifikasi, mayat tersebut bernama Rimi Yanto Makapuas (35) warga Kelurahan Malalayang Satu Timur Lingkungan II Kecamatan Malalayang. Lelaki yang diketahui karyawan swasta ini ditemukan dalam posisi tidur terlentang di halaman rumah keluarga Denny Lalawi – Metisala, Minggu (1/9) sekitar 19.30 Wita.
Menurut keterangan saksi Fandi Thomas (28) warga Kelurahan Malalayang Dua Lingkungan IV Kecamatan Malalayang, mengatakan awalnya sekitar 09.00 Wita, korban datang dengan maksud untuk menemui saksi. Kemudian korban duduk sambil memutar lagu, Sementara saksi turun ke arah pantai.
Nah,,, saat saksi balik ke lokasi kejadian sekitar 15.00 Wita, saksi melihat korban sudah dalam keadaan posisi tidur terlentang di samping spiker dan sudah tidak bergerak, serta mata korban dalam keadaan terbuka.
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung pergi memberitahukannya kepada istri korban. Kemudian saksi, istri korban, bersama masyatakat sekitar membawa korban ke rumah sakit Prof Kandou dengan menggunakan mobil untuk mendapatkan perawatan medis. Namun menurut keterangan dokter dari pihak rumah sakit mengatakan kalau korban sudah meninggal dunia.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Sementara itu, istri korban Ruth Mamarasi (21), mengatakan kalau korban pernah mengalami kecelakaan sepeda motor sekira tahun 2011 dan telah dilakukan operasi sedot cairan ditubuhnya dan pada pagi hari sebelum meninggalkan rumah, korban sudah mengkonsumsi minuman beralkohol.
Kapolsek Malalayang Kompol Franky Manus ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, “istri korban telah menolak utk dilakukan otopsi dan setelah mengurus semua administrasi korban akan dibawa kerumah duka,” Pungkasnya. (Dwi)






