MORUT– Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Morowali Utara, Sulteng, pada Jumat (20/11) meningkat sebanyak 33 orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien terpapar Covid-19, Pemda Morut telah menyiapkan gedung perawatan pasien Covid-19 di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Morowali Utara.
Bahkan, Kapolres Morowali Utara AKBP Bagus Setiyawan yang selama ini sangat peduli terhadap pencegahan Covid-19.
Tak hanya memberi sembako bagi warga yang terdampak Covid. Tapi juga terhadap pasien yang dirawat.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Dampingi Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Hal itu dilakukan dengan turun langsung memantau kesiapan gedung perawatan bagi para pasien Covid. Bahkan, Kapolres Bagus juga ikut mengecat gedung parawatan agar tambak bersih, sehingga pasien bisa nyaman selama dirawat.
Kapolres Bagus bersama Kadis Kesehatan Pemda Morowali Utara Delnan Lauende didampingi Danki Brimob Subden IV/B Por Morowali, Kasat Sabhara dan Kasipropam mengecek kesiapan sarana dan prasarana ruang perawatan para pasien Covid-19.
Kapolres Bagus siap mendukung seluruh program pemerintah daerah terkait penanganan Covid-19, dan berharap agar sarana dan prasarana untuk para pasien selama mendapatkan perawatan ditempat ini dimaksimalkan.
Kapolres Bagus berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 4M. Yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan.
“Kerjasama seluruh pihak dan kesadaran dari seluruh masyarakat dapat membantu dalam meminimalisir jumlah warga kita yang terpapar Covid-19,” imbuh Kapolres Bagus. (Fitri/Johnny)








