Kanwil DJPb Sulut Gandeng Pelaku UMKM Gelar Seminar dan Bimtek

Manado– Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulawesi Utara (Kanwil DJPb Sulut),  Kementerian Keuangan RI kembali menggelar kegiatan Seminar dan Bimbingan Teknis “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas”,bertempat di kantor DJPb Sulut, Kamis (19/10/2023).

Kegiatan ini di pandu Subarjo selaku moderator, dengan menghadirkan narasumber dari PT PNM Persero Manado, Rio Jaclen Ringkuangan,SH, Vonny Mewengkang,SH (Pengawas Koperasi Ahli Muda pada Dinas Koperasi UMKM provinsi Sulut), dan Julien Waroh,AMd,Tek,Sipil (Owner Of PT Glashies Lieng House).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulawesi Utara (Kanwil DJPb Sulut), Ratih Hapsari Kusumawardani mengatakan, perkembangan UMKM di Indonesia saat ini cukup masif serta mampu mendukung kemajuan perekonomian nasional karena UMKM mampu mengurangi angka pengangguran dengan menyerap tenaga kerja terutama SDM di sekitar UMKM berdiri.

“Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2019 terdapat 65,4 juta UMKM dan mempekerjakan lebih dari 123 ribu tenaga kerja. Jumlah tersebut memberikan kontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB Nasional. Dengan kontribusi yang positif tersebut, pemerintah mendorong pelaku UMKM agar dapat terus mengembangkan usaha mereka dengan cara pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).”Ujar Kakanwil DJPb Sulut.

Dijelaskannya, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, realisasi penyaluran KUR melesat dari Rp198 triliun pada tahun 2020 dan Rp281 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp365 triliun pada tahun 2022.

“Dengan penyaluran KUR tersebut, diharapkan dana yang diberikan untuk mengembangkan UMKM dapat berefek domino terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.”Jelasnya.

Selain pemberian bantuan dana, kata Kakanwil DJPb Sulut, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM agar dapat bersaing di pasar nasional dan bahkan merambah pasar global. Pemerintah telah menyelenggarakan pelatihan, pendampingan, serta seminar terkait cara pengolahan, pengemasan, pemasaran sampai pembukuan merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah kepada pelaku UMKM. Kementerian Keuangan dengan semangat Kemenkeu Satu, turut andil dalam membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan kompetensinya.

“Sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas UMKM, Sinergi Kemenkeu Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan berkolaborasi menyelenggarakan Seminar dan Bimbingan Teknis UMKM dengan tema “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas” Ucap Ratih.

Dirinya berharap,kegiatan ini  mampu meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. “Seminar dan bimbingan teknis hari ini juga merupakan salah satu implementasi Learning Organization  sebagai bentuk komitmen Kementerian Keuangan dalam membangun budaya belajar untuk menghasilkan SDM yang adaptif sesuai dengan kemajuan teknologi agar dapat melaksanakan visi Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024, yaitu “Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk Mewujudkan Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan”. Ungkap Ratih.

SDM yang adaptif dan senantiasa melakukan upaya perbaikan yang berkelanjutan diharapkan akan berhasil dengan adanya komitmen untuk selalu belajar.

“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi para peserta seminar dan bimbingan teknis untuk dapat menyimak, berdiskusi, dan menggali informasi dari para narasumber yang mumpuni di bidangnya, ” pungkas Ratih.

Kegiatan ini turut di hadiri oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. (*Mal)

Loading