Minahasa-Kadispotdirga Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pas Paulus Purwadi, S.Pd., menghadiri Pencanangan Pemasangan Patok Batas Sempadan Danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (13/9/2023).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, mengatakan bahwa Danau Tondano merupakan jantung Sulawesi Utara sebagai sumber air bersih bagi sebagian wilayah di Sulawesi Utara dan juga sebagai sumber untuk beberapa pembangkit listrik di Sulawesi Utara.
“Danau Tondano adalah jantung Sulut, karena memberikan banyak manfaat, seperti sektor ekonomi, pariwisata, pembangkit listrik, ketersediaan air dan masih banyak lagi,” ujarnya seraya mengajak untuk berkomitmen menjaga aset negara.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menjelaskan bahwa keberadaan KPK untuk melakukan penyelamatan keuangan negara dan daerah, baik itu uang ataupun barang.
- Peringati Harkitnas Ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Dapat Tanah Orang Tua, Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
- Perkuat Kepastian Hukum Untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
“Langkah penyelamatan keuangan negara telah dilaksanakan oleh KPK, termasuk mitigasi terhadap aset negara atau daerah dan optimalisasi pendapatan daerah,” jelasnya.
KPK berharap dengan dipasangnya patok batas sempadan ini, Danau Tondano dapat menjadi sumber kehidupan masyarakat dan sumber pendapatan daerah, termasuk menjaga ketersediaan air di Danau Tondano.
Turut hadir dalam kegiatan iniKajati Sulut Dr. Andi Muhammad Taufik, S.H., M.H., CGCAE., Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, Irjen Kementrian PUPR RI Ir. T. lskandar, M.T., Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.SI.,IPU,SEAN.Eng., serta tamu undangan lainnya. (*/Mal)








