Kadis Kominfo Morut Tegaskan Perangkat Daerah Miliki Tanggung Jawab Besar, Jamin Ketersediaan Data Akurat Dan Bisa di Pertanggungjawabkan

Morut-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut), melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan Sosialisasi Penginputan Data Statistik Sektoral pada Aplikasi ROMANTIK BPS dan Portal Satu Data Kabupaten Morut, di aula Guest House Nayla Kolonodale, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kadis Kominfo Morut, Herry Y Pinontoan SSTP.

Pada kesempatan itu, Herry Pinontoan, dalam sambutannya, menegaskan, pentingnya pemahaman perangkat daerah terhadap tata kelola data yang baik, guna mendukung pembangunan di daerah.

“Penerapan Satu Data Indonesia, memiliki tujuan untuk mewujudkan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi kebijakan berbasis data. Selain itu, memastikan ketersediaan data yang berkualitas, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan antar instansi, baik pusat maupun daerah,” ungkap Kadiskominfo.

Ia kembali menegaskan, bahwa perangkat daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin ketersediaan data yang akurat dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Kita bertanggung jawab atas ketersediaan data untuk pembangunan di Morut, ” tegas mantan Kabag Prokopim Setdakab Morut itu.

Herry, menyampaikan, apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Morut yang terus memberikan pembinaan statistik kepada Pemda.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal dari transformasi tata kelola data sektoral yang lebih baik di Morut, ” ujar Herpin, sapaan akrabnya.

Aplikasi ROMANTIK BPS merupakan sistem berbasis web yang disediakan oleh BPS untuk memberikan rekomendasi, terkait rencana kegiatan statistik perangkat daerah sebagai produsen data resmi.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bidang (Kabid) Persandian Dan Statistik Diskominfo Morut, Sarlansyah SSos MM, serta nara sumber dari BPS Morut, Nabila Ardyana, STr Stat dan Fabian La Wima Vallesy STr Stat.

Sosialisasi ini diikuti 25 operator dari berbagai organisasi perangkat daerah, sebagai peserta yang akan menjadi ujung tombak pengelolaan data sektoral di lingkungan Pemda Morut. (*)

Loading