Manado-Di tengah tantangan besar yang dihadapi banyak daerah dalam memerangi stunting, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) justru tampil sebagai daerah dengan prevalensi stunting 18,9% di Sulawesi Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay kepada Bupati Minut Joune Ganda dalam Rembuk Stunting 2025 yang digelar di Manado, Rabu (16/7/2025).
Bukan sekadar simbolis, apresiasi ini mencerminkan keberhasilan nyata. Di bawah kepemimpinan Joune Ganda, upaya penurunan stunting bukan hanya janji politik, tapi diwujudkan melalui strategi terarah dan eksekusi yang konsisten.
Pemkab Minut menggulirkan berbagai inovasi, mulai dari edukasi gizi sejak dini, distribusi makanan tambahan, hingga pendampingan intensif bagi keluarga berisiko tinggi stunting. Pendekatan ini melibatkan lintas sektor: dari kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 PersenĀ
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
Tak heran jika Minut kini menjadi rujukan daerah lain dalam mengelola program percepatan penurunan stunting.
Penghargaan ini menjadi penegasan: ketika pemimpin hadir dengan visi dan aksi nyata, maka generasi masa depan bisa diselamatkan.
Minahasa Utara bukan hanya mencetak prestasi, tapi juga menyalakan harapan baru bagi ribuan anak yang kini tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi masa depan. (T3/*)







