Manado – Wali Kota Manado Andrei Angouw di dampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2A) Kota Manado Dra Lenda Pelealu MSi , mengunjungi rumah aman,di kelurahan Paniki, Jumat (22/07/2022).
Rumah aman adalah lokasi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Manado untuk menampung masyarakat yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (korban KDRT) bagi perempuan dan anak.
Wali Kota meminta rumah aman tersebut dimanfaatkan dengan baik. “Jadikan ini sesuai dengan fungsinya, rumah aman ini khusus bagi perempuan dan anak,” Ujar Wali Kota.
Oleh Karena itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan hak asasi manusia, maka dari pemerintah Kota maupun kelompok lain, bisa ikut terlibat. Makanya, korban pun jangan takut atau malu untuk melaporkan setiap kekerasan yang dialaminya.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Dampingi Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Sebelumnya,Wali Kota Manado Andrei Angouw mengunjungi Perumahan Puri Asabri Paniki yang masih merupakan Wilayah Manado dan berbatasan dengan Minahasa Utara. Di tempat ini, Wali Kota sambil berjalan kaki melihat kondisi perumahan, dan mendengarkan keluhan warga terkait jalan, dan parit yang perlu ada perbaikan. (Mal)








