Sulut-Pemrintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dirangkaikan dengan hari batik nasional, kantor gubernur Sulut, Senin (02/10/2023).
Upacara tersebut di pimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Seteve Kepel, mewakili Gubernur Sulut yang di hadiri seluruh ASN di jajaran pemerintah Provinsi Sulut.
Dalam arahannya Sekprov Kepel menyampaikan terkait nilai-nilai luhur yang perlu dipertahankan, batik sebagai nilai luhur dan budaya Indonesia. Pancasila menjadi pemandu bangsa indonesia.
“Pancasila juga menjadi ideologi dan dasar negara, menjadi sumber dari segala sumber hukum, yang secara konstitusional mengatur negara Indonesia” kata Kepel.
- Ekonomi Sulut Tetap Tumbuh Ditengah Ketidakpastian Global,Daya Beli Masyarakat Dan Kesejahteraan Petani Menjadi Perhatian Utama
- Wujudkan Keadilan Energi, Gubernur Yulius Perjuangkan Listrik di Daerah Terpencil : Bukti Nyata Kerja untuk Rakyat
- Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy : Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Lanjut Sekprov Kepel bahwasanya dalam Pancasila terkandung unsur-unsur rakyat,wilayah termasuk di dalamnya pemerintahan negara serta pemerintahan daerah.
“Pancasila yang di gagas oleh pendiri bangsa dan anugerah yang tiada tara dari Tuhan yang mahakuasa buat bangsa Indonesia, walaupun kita sebagai bangsa Indonesia belum secara sempurna merealisasikan nilai-nilai Pancasila,” ujar Steve kepel.
Lanjut Sekprov, Pancasila sebagai keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan, karena dari situ dpat dirajut bingkai kebangsaan.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini kita mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk lebih memahami, mentransformasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam segenap lini kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Sekprov Steve Kepel, mengutip sambutan tertulis Gubernur Olly Dondokambey. (*/J.Mo)








