SITARO -Menyikapi dinamika yang berkembang di tengah tahapan proses penyaluran Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Api Ruang, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menyampaikan bahwa seluruh langkah dan kebijakan yang ditempuh saat ini merupakan bagian dari upaya sungguh-sungguh untuk membantu pemulihan kehidupan masyarakat.
Pemerintah daerah memahami sepenuhnya betapa berat beban hidup dan tekanan psikologis yang masih dirasakan oleh warga pascabencana. Karena itu, dalam setiap tahapan penanganan, Pemerintah berupaya hadir secara nyata, mendengar aspirasi masyarakat, dan menghargai semangat warga yang terus berupaya bangkit memulihkan kehidupan serta lingkungan tempat tinggalnya.
Pemerintah juga menyadari bahwa dalam pelaksanaan proses penyaluran bantuan — baik pada tahapan pendataan, verifikasi, penetapan penerima, hingga pencairan bantuan — tidak terlepas dari berbagai kendala teknis yang dapat menimbulkan rasa kecewa dan ketidakpuasan di tengah masyarakat.
Meski demikian, Pemerintah Daerah terus bekerja keras mencari solusi terbaik, dengan melakukan koordinasi intensif bersama Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar setiap aspirasi, data lapangan, dan harapan masyarakat dapat diformulasikan menjadi kebijakan yang adil, transparan, dan tepat sasaran.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Daerah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan menjaga suasana yang kondusif, sembari memberi ruang bagi Pemerintah untuk menuntaskan langkah-langkah koordinasi dan penyesuaian kebijakan dengan pihak BNPB.
Pemerintah juga mengajak semua elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan dalam semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan percaya bahwa setiap niat baik akan menemukan jalan terbaiknya.
“Semoga dengan kesabaran dan kebersamaan, setiap upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang membawa kebaikan, keadilan, dan pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak,” demikian pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui siaran Persnya. (*Ighel)








