Manado – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, memiliki kepedulian yang tinggi, memastikan warganya di Kota Manado dalam keadaan yang rukun dan damai, terlebih bagi para Mahasiswa Papua yang bersekolah dan kuliah di Kota Manado.
Walikota GSVL menjamin semuanya aman tinggal di Kota Manado, yang adalah Rumah Besar Kita dari keberagaman, suku, agama dan budaya.
Sehubungan dengan hal tersebut, Walikota menggelar diskusi bersama Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat Papua yang ada di Kota Manado, Selasa (22/10) tadi malam.
Ditegaskan Walikota, ada 4 hal yang disimpulkan dalam diskusi tersebut yakni :
1. Mereka akan datakan berapa banyak Mahasiswa Papua yang ada di Kota Manado, Tomohon dan Minahasa Sekarang ini.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
2. Rencana Kegiatan Bakar Batu, belum bisa dilaksanakan karena Tim yang biasa lakukan kegiatan tersebut, balik ke Papua dan belum kembali ke Manado, Sehingga disepakati akan dibuat Ibadah Natal bersama anak-anak Papua pada Minggu pertama bulan Desember 2019 di Manado.
3. Saya bersama dengan Tim akan ke Jayapura minggu ini, bersama FKUB Manado untuk bertemu dengan FKUB di Papua, apabila dimungkinkan akan bertemu dengan Gubernur Papua, antara lain mau bicarakan tentang Mahasiswa yang sduah balik ke Papua, untuk bisa balik lagi ke Manado lanjutkan kuliah mereka.
4. Bersama Pihak Keamanan, Kapolresta Manado dan Dandim 1309/Manado agar membantu memantau keamanan asrama-asrama Papua di Kota Manado.
“Demikian kesimpulan dari Diskusi bersama Tokoh Agama/Masyarakat Papua, Mahasiswa Papua yang tinggal dan kuliah di Kota Manado,”Ujar Walikota GSVL. (*/JM)






