Manado-Subuh ini, hingga menjelang siang nanti, Sabtu (2/5/2026), suasana di Bandara Sam Ratulangi dipenuhi haru, doa, dan harapan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Tahun 1447 Hijriah dalam dua gelombang penerbangan menuju embarkasi Balikpapan.
Pelepasan pertama dilaksanakan pukul 06.00 WITA (Flight 1), disusul gelombang kedua pada pukul 10.30 WITA (Flight 2). Kedua prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, didampingi Plh. Sekretaris Provinsi serta jajaran pimpinan perangkat daerah, sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, para jemaah dilepas dengan iringan doa dan dukungan moril dari pemerintah dan keluarga. Momentum ini bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna, sebuah panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui sinergi dengan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal, mulai dari proses persiapan hingga pemberangkatan. Kehadiran langsung Gubernur Yulius menjadi simbol bahwa negara hadir, mengawal, dan mendoakan setiap langkah para tamu Allah.
- Ekonomi Sulut Tetap Tumbuh Ditengah Ketidakpastian Global,Daya Beli Masyarakat Dan Kesejahteraan Petani Menjadi Perhatian Utama
- Wujudkan Keadilan Energi, Gubernur Yulius Perjuangkan Listrik di Daerah Terpencil : Bukti Nyata Kerja untuk Rakyat
- Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy : Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Di balik keberangkatan ini, tersimpan pesan kuat tentang kesabaran, keikhlasan, dan pengabdian. Para jemaah adalah representasi masyarakat Sulawesi Utara yang membawa doa tidak hanya untuk diri dan keluarga, tetapi juga untuk daerah dan bangsa.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan fokus beribadah. Pulanglah sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi Sulawesi Utara,” ungkap Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menjadi semangat yang mengiringi langkah mereka.
Keberangkatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar, selalu ada doa yang menyertai. Dan hari ini, dari Bumi Nyiur Melambai, doa-doa itu terbang bersama para jemaah menuju Tanah Suci, menguatkan harapan akan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (*JM)






