Manado-Sebanyak 486 siswa SMA 7 Manado telah lulus dan mengikuti penamatan yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Kamis (30/5/2025).
Dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs Steven Kandouw dan Kepala Dinas Pendidikan Femmy Suluh.
Dalam kesempatan itu, Wagub Steven Kandouw memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa.
Wagub Kandouw berpesan kepada siswa setelah lulus bangun terus pertemanan jangan ditinggalkan. “Buat wadah pertemanan seperti grup WhatsApp. Karena kekuatan pertemanan itu luar biasa,” ungkapnya.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Menurut Wagub Kandouw, setelah lulus adik-adik siswa mengalami atape baru. Ada yang lanjut kuliah dan ada yang langsung kerja.
“Untuk yang langsung bekerja, Pak gubernur sudah membuka jalur bekerja di Jepang tapi harus mengikuti alurnya dengan mengikuti pelatihan sehingga bisa kerja ke Jepang. Ada juga ke Australia,” ungkap Wagub Kandouw.
Wagub Kandouw juga mengingatkan jalan kalian masih panjang, dunia masih luas. Karena lulus sarjana itu hanya 5 persen dan lulus SMA 20 persen. Sisanya tidak lulus SMP.
“Ini yang menjadi modal anda untuk menghadapi masa depan. Karena proses tidak akan mengkhianati hasil, semakin tekun dan berkonsentrasi anda akan menikmati hasil,” kata Wagub Kandouw.
Wagub Kandouw juga berpesan adik-adik siswa harus ada nilai tambah. Harus berguna untuk diri sendiri, keluarga dan bangsa. Selain itu Wagub juga memberikan apresiasi kepada sekolah. Dari kuota 40 persen lulusan SMA 7 Manado 70 persen diterima di universitas negeri.
“Karena kualitas lulus kita setiap tahun semakin baik. Karena itu terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pesannya.
Wagub Kandouw juga tak lupa berterima kasih kepada guru-guru yang sudah mendididik para siswa sehingga bisa lulus. “Buat adik adik siswa ingat jasa gurumu,” pungkasnya. (*)






