Palu-Kehadiran Bupati Morowali Utara(Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menjadi sorotan dalam pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah (Sulteng) masa bakti 2026 – 2031.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aston Hotel, Jalan Monginsidi, Kota Palu, Selasa (31/03/2026). Kegiatan tersebut, sekaligus menandai dimulainya konsolidasi baru Partai dalam menghadapi agenda politik ke depannya.
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Ida Fauziyah, yang hadir mewakili Ketua Umum, Muhaimin Iskandar.
Prosesi ini didasari Surat Keputusan (SK) Nomor 8193/DPP/01/II/2026, sekaligus menetapkan berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
Ida Fauziyah, dalam sambutannya, menegaskan, bahwa para pengurus yang dilantik telah mengemban amanah sesuai anggaran dasar dan peraturan partai.
Ia mengingatkan, sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata terhadap partai, bangsa, dan negara.
“Jika ingin meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Maka seluruh kader PKB harus mulai bekerja dari sekarang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulteng baru, Risharyudi Triwibowo, menyatakan, komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah.
” Periode 2026 hingga 2028 adalah momentum untuk memperkuat dukungan terhadap program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun di Sulteng,” ujarnya.
Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Delis, menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
” Kehadiran partai politik harus menjadi energi positif bagi pembangunan daerah. Kami di Pemda membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, demi kesejahteraan masyarakat Sulteng, khususnya Morut,” ujar Bupati Delis.
Ia menambahkan, bahwa stabilitas politik dan sinergi antara pemerintah dan partai politik, merupakan kunci percepatan pembangunan di daerah.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan kekuatan politik akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan.” tambahnya.
Pelantikan ini turut dirangkaikan dengan kegiatan orientasi politik serta Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi.
Struktur kepengurusan yang dikukuhkan mencakup unsur Mustasyar, Dewan Syura, Dewan Tanfidz, serta jajaran wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.
Adapun susunan inti Pengurus DPW PKB Sulteng yang dilantik, meliputi Risharyudi Triwibowo sebagai Ketua, Muhammad Safri sebagai Sekretaris, dan Rismawati sebagai Bendahara.
Kepengurusan ini merupakan hasil proses penjaringan di tingkat cabang dan musyawarah wilayah yang dilaksanakan pada 10 Desember 2025.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Anggota DPR RI, Ratna Juwita Sari, Gubernur Sulteng, Dr Drs H Anwar Hafid MSi, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pada kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid, dalam sambutannya, menyoroti potensi besar PKB di Sulteng, serta peluang peningkatan representasi politik di tingkat nasional.
“Saya melihat PKB memiliki peluang besar untuk mencetak sejarah baru, dengan mengantarkan kadernya ke Senayan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan wacana penambahan daerah pemilihan (Dapil) di Sulteng, menjadi dua wilayah, yakni barat dan timur, masing-masing dengan 4 kursi.
Menutup sambutannya, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya persatuan dan kolaborasi lintas elemen dalam membangun daerah.
” Sulteng membutuhkan kerja sama, persatuan, dan kekompakan kita semua, untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan,” tuturnya. (*)
![]()











