Jayapura – Vanda Lontaan (48), menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi wasit di Cabang Olahraga (Cabor) Bulu tangkis pada penyelenggaraan PON XX di Papua.
Dari 17 orang wasit nasional cabor bulu tangkis yang bertugas, Guru di SDN 16 Manado ini menjadi satu-satunya wasit perempuan.
Vanda diutus oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Utara (Sulut) atas permintaaan PBSI Pusat.
Menurut Vanda, Sulut mendapat jatah wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua, setelah pemain bulu tangkis putra Sulut, lolos pada Pra PON.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lebih khusus Pengurus PBSI Sulut yang menugaskan saya menjadi wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua,” kata Vanda, Kamis (7/10/2021)
Vanda mengatakan, tugas yang diembannya sebagai seorang wasit nasional cabor bulu tangkis dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
“Sebab, seorang wasit dalam mengambil keputusan ketika bertugasnya di lapangan, tidak boleh keliru harus sesuai dengan fakta yang terjadi pada pertandingan,” jelasnya.
Diketahui, Vanda Lontaan, pernah bertugas sebagai wasit hakim garis pada turnamen bulu tangkis Uber Cup dan Thomas Cup, 2018 di Jakarta. (*JM)






