Sulut -Terobosan baru dilakukan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey untuk mendongkrak kinerja ekspor dan meningkatkan konektivitas Provinsi Sulawesi Utara dan Kawasan Timur Indonesia.
Kali ini, Gubernur Olly melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Direktur Utama PT. Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo) Farid Padang.
Penandatanganan MoU ini merupakan wujud kerjasama pemerintah pusat dan daerah untuk menggerakkan ekspor dan konektivitas Provinsi Sulawesi Utara dan Kawasan Timur Indonesia.
Penandatanganan MoU dilakukan di Kantor Gubernur, Jumat (12/7/2019) sore. Turut hadir dalam penandatanganan ini Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan jajaran PT. Pelindo IV.
- Janji Bupati Ismet 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, Rolan Minta Copot Kadis Pertanian.
- Lantik 42 Kepsek SD Dan SMP, Bupati Delis : Kalian Orang Pilihan Dan Terpilih Bagi Pengembangan Mutu Kualitas Pendidikan di Morut
- TIFF 2026 Resmi Ditutup, Caroll Senduk: Festival Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat
Adapun latar belakang perjanjian kerja sama tersebut adalah kebutuhan atas ketersediaan infrastruktur pelabuhan umum yang memadai dan pelayanan jasa kepelabuhanan yang optimal guna mendukung arus perdagangan barang, termasuk kegiatan ekspor dari Sulut melalui pelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelindo IV.
Disamping itu, baik Pemprov Sulut dan PT. Pelindo IV berkomitmen untuk memanfaatkan potensinya masing-masing yang bermanfaat untuk mendapatkan hasil yang dinikmati secara optimal oleh seluruh masyarakat Sulut.
Sebagai informasi, PT. Pelindo IV merupakan perusahaan dibawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang kepelabuhan dan beroperasi di 25 cabang yang tersebar dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Ambon, Ternate, hingga Papua dan Papua Barat.
Adapun bidang usaha Pelindo 4 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pengusahaan alat, pelayanan B/M terminal konvensional, pelayanan terminal petikemas, pengusahaan tanah, bangunan dan lainnya.(Tim/JM)








