Minut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mencanangkan Gerakan Menanam dan Beternak bersama Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Baitani Desa Winuri, Kecamatan Likupang Timur, Senin (17/10/22).
Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan terkait pemanfaatan lahan dan pergerakan pertanian.
Gubernur menjelaskan cara-cara menanam yang dilakukan oleh orang-orang Majene. Beliau juga mengimbau untuk melakukan pergerakan kembali pertanian yang nantinya akan menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.
- Capaian Visi-Misi Pemprov Sulut 2025 Terbukti, Program Strategis YSK-Victory Dirasakan Masyarakat
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
“Pemerintah sekarang sudah memberikan asuransi, jika gagal panen akan diganti produksi. Tahun depan pemerintah akan menyiapkan dana-dana seperti itu, karena krisis pangan sudah melanda dunia,“ ujar Gubernur Olly Dondokambey.
Dalam kesempatan, Gubernur juga mengimbau kepada warga untuk mengurangi konsumsi gandum karena gandum merupakan hasil produksi ekspor dari luar. Sebagai gantinya, Pemerintah akan memberikan cara pengolahan ubi untuk menjadi konsumsi dalam menghadapi krisis pangan yang melanda dunia.
Pencanangan itu dihadiri pula oleh Ketua Sinode GMIM, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, dan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian dan perternakan. (*/J.Mo)






