Pohuwato – Jelang bulan suci ramadhan 1444 hijriah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak PKK (TP.PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pohuwato menggelar halal bi halal yang Sabtu, (18/03/2023).
Acara yang berlangsung di Wisata Pantai Lalape, Kecamatan Popayato dirangkaikan pula dengan pembubaran panitia pelaksana dari pada kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Pohuwato dan Milad ke-2 Pemerintahan SMS.
Kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa dan dihadiri Ketua TP PKK Pohuwato, Ny. Selvi Mbuinga Monoarfa, Ketua DWP Pohuwato, Ny. Suriyati Datau R Abdjul, Kadis DP3AP2KB, Hamkawaty Mbuinga, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Rusmiati Pakaya, Camat Popayato Barat, Kisman Bula, Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, Camat Popayato Timur, Arifin, S.Pd serta pengurus dan anggota organisasi perempuan lainnya.
Wabup Suharsi Igirisa dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar hubungan emosional para pengurus dan anggota organisasi perempuan di Kabupaten Pohuwato selalu terjalin. Sehingga, dalam menjalankan program-program yang ada dapat terwujud sesuai dengan visi-misi pemerintahan saat ini.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Tentu kita laksanakan halal bi halal ini sebagai salah satu cara kita agar hubungan, kerjasama dan kolaborasi bisa selalu terjalin. Apalagi menjelang bulan puasa ramadhan, yang tentunya menjadi moment untuk semakin meningkatkan hubungan satu dengan yang lainnya”,ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Suharsi Igirisa juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pengurus dan anggota yang hadir. Menurutnya tanpa kehadiran dan partisipasi seluruh anggota, kegiatan halal bi halal ini tidak dapat terlaksana dengan baik.
Pada kegiatan halal bi halal ini turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz Sukri Kaleya yang intinya menjelaskan mengenai pentingnya saling memaafkan. Kegiatan itu juga diakhiri penyerahan sembako untuk masyarakat kurang mampu. (Has/*)







