Manado – Badan Perencanaan Penelitan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Manado menggelar diskusi online di instagram yang di selenggarakan oleh Yayasan Bakti, Rabu (06/05/2020).
Topik yang dibicarakan adalah mengenai perkembangan Praktek Cerdas PANADA. Dengan latar belakang diambilnya topik ini, karena PANADA sudah menjadi salah satu inovasi terbaik di Kawasan Indonesia Timur, dengan Narasumber DR. Liny Tambajong, ST, M.Si, (Kaban Liny) selaku Kepala Bapelitbangda Kota Manado.
Dalam diskusi tersebut Kaban Liny mengatakan, PANADA sekarang sudah berkembang menjadi PANADA-LINI (Portal Analisis Data Berbasis Peta Lintas Instansi), dimana terdapat tambahan menu Standar Pelayanan Perkotaan yang dapat dilihat langsung baik oleh masyarakat maupun pihak pemerintah sendiri sebagai wujud keterbukaan informasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan.
Dijelaskan Kaban Liny, beberapa materi yang menjadi topik pembahasan antara lain tentang latar belakang adanya inovasi PANADA-LINI, sumberdaya, mekanisme updating data, serta dampak dan kendala dalam pengelolaan PANADA-LINI dan semua ini dijelaskan dengan baik oleh Kepala Bapelitbangda Kota Manado.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Perlu diketahui, bahwa inovasi ini sekarang sedang dikembangkan lagi yaitu dengan adanya Sistem Informasi Kelurahan (SIK) yang memuat data dan informasi kependudukan dan administrasi Kelurahan dan PKK serta Sistem Informasi Pemantauan Sebaran Covid-19 (Si PANSER COVID-19) dimana di dalamnya berisi info sebaran kasus Pandemi Covid-19 di Kota Manado.” Jelas Kaban Liny. (JM)








