Tondano – Jabatan tak selalu menjadi ukuran untuk sukses seseorang. Djefrry H. Rumokoy, ST, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Tata Ruang Dinas PU Minahasa,kini sukses sebagai petani cengkih.
Walaupun awalnya mendapat tentangan keras, tetapi lambat laun dia meyakini akan berhasil membuktikan diri kalau menjadi petani juga bisa memberikan kepastian hidup.
“Sebagai ASN, kita mengambil bagian di sektor pertanian tanaman cengkih yang didalamnya boleh mendapatkan hasil yang menunjang tambahan keluarga juga memasuki masa pensiun nanti,oleh karena itu kita harus berupaya dan bekerja keras,” ujar Rumokoy saat di temuai media ini,Kamis (16/05).
Di jelaskan masalah pekerjaan perkebunan cengkih apalagi sekarang sudah memasuki masa panen dan saat ini saya sementara melaksanakan panen pemetik cengkih masih cukup banyak, karena bulan awal ini sudah memasuki bulan panen.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
“Namun proses panen serentak nanti bulan Juli untuk harga cengkih per liter masih sekitar Rp 3.500 untuk pemetik, harga sekarang masih sekitaran Rp 81 ribu hingga Rp 83 per kilo,” ucapnya.
Dirinya berharap harga panen ini masih bisa naik untuk kebutuhan petani dalam arti berimbang dengan biaya pemetik dan pemeliharaan cengkih yang ada,” kunci Rumokoy. (Ronny Rantung)








