Jakarta – Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) melanjuti pertemuan untuk membenahi kawasan pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut), termasuk didalamnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa dengan melibatkan lintas kementerian terkait terus dilakukan,bertempat di Lumire Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019) kemarin.
Bupati Minahasa Ir Royke O. Roring, MSi hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng SH, MSi dan Kepala Bapelitbangda Kabupaten Minahasa Drs Donald Wagey MBA.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas tentang percepatan pembangunan infrastruktur untuk peningkatan Pariwisata di Sulut bersama Kemenko Bidang Maritim, Kemenko Bidang Perekonomian dan kementerian terkait, belum lama ini.
Rapat terbatas kala itu ikut melibatkan Pemprov Sulut, Pemkot Manado, Pemkab Minahasa Utara dan Pemkab Minahasa.
- Wakili Plt Bupati, Pj Sekda Sitaro Serahkan Hadiah Lomba Semarak Kemerdekaan ke-81 RI
- Wabup Minsel Pimpin Rakor Penyelesaian Sertifikat Tanah dari Lahan HGU
- Nusantara Swim Competition 2026 Sukses Digelar, Dankodaeral VIII Manado : Tetap Junjung Tinggi Sportivitas, dan Terus Berlatih Demi Meraih Prestasi Terbaik
Dalam pertemuan kali ini, Bupati ROR bahkan ikut memberikan masukan-masukan percepatan pembangunan infrastruktur di Minahasa ini tentu perlu ada upaya-upaya yang nantinya akan menunjang pengembangan kawasan pariwisata di Sulut,
Di sisi lain, Bupati ROR pun kembali menekankan pada program normalisasi Danau Tondano serta pembangunan infrastruktur penunjang lainnya, seperti jalan lingkar danau hingga pembangunan talud dan suplai air dari danau ke Kota Tondano.
“Danau Tondano punya peran vital bagi daerah Minahasa dan bahkan kabupaten kota sekitarnya. Manfaatnya banyak, sebagai sumber daya pembangkit tenaga listrik, pariwisata, perikanan, pertanian, dan sebagainya. Untuk itu pembangunan danau ini perlu dilaksanankan guna mendukung pembangunan di wilayah lainnya di Sulawesi Utara,” ujar Bupati ROR.
Diketahui, permasalahan Danau Tondano sementara di proses dalam Peraturan Presiden (Perpres) terkait Penyelamatan 15 Danau Prioritas. Dimana dalam Perpres tersebut diatur Rencana Aksi K/L penyelamatan 15 Danau di Indonesia, termasuk didalamnya Danau Tondano.
Rapat ini sendiri sangat penting karena terkait dengan arahan Presiden Jokowi untuk pembangunan Daerah Sulut pada umumnya dan Minahasa pada khususnya.
Adapun rapat ini dipimpin dan dipandu oleh Deputi Bidang Kemaritiman Sekretariat Kabinet, Ir Agustina Murbaningsih MSi, didampingi Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Maritim, Dr Ir Ridwan Djamaluddin MSc, dan Asisten Deputi Bidang Kepariwisataan, Ristek dan Lingkungan Maritim Sekretariat Kabinet, M. Arief Khumaidi SE, MH. (Ronny Rantung ).







