Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulut, Mieke Pangkong
Sulut – Terkait penanganan korban perdagangan manusia/anak (Human Trafficking), Pemerintah Provinsi Sulut, bertindak Pro Aktif dengan secara langsung mengadakan penjemputan para korban dari Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) Ir.Mieke Pangkong, MSi, mengatakan atas koordinasi serta kerjasama yang baik Antara Pemprov Sulut dan Pemprov Gorontalo sehingga ke tujuh korban bisa tiba di Manado dengan selamat.
“Sebenarnya kesemuanya berjumlah delapan Orang, namun yang satunya masih sementara dirawat di RS Pohuwato karena jatuh Sakit. Nantinya Setelah sembuh baru akan dijemput kembali, “Ungkap Mieke.
“Dan puji Tuhan proses penjemputan berjalan lancar, sehingga mereka (para Korban) bisa tiba disini setelah sehari sebelumnya dilakukan acara serah terima dari Polres Pohuwato dan Pemprov Gorontalo.” Sambung Mieke.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Bupati Minut Pnt. Dr. Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri
Ditambahkan saat ini para korban sementara masih berada di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk menjalani Pembinaan.
“Sesuai standar pelayanan nantinya disana mereka akan mendapatkan edukasi serta pendampingan dari Psikolog dan Rohaniawan.” ujar Mieke.
Menurutnya setelah ada langkah mediasi dengan pihak keluarga barulah korban akan dikembalikan kepihak Keluarga. “Yang pasti Pemprov Sulut menangani para korban sudah sebagaimana mestinya,” tutup Mieke. (JM)








