Ilustrasi
Manado – Warga Kelurahan Wenang Selatan, Lingkungan IV Kecamatan Wenang berinisial RO (43), dengan terpaksa mendatangi Polresta Manado pada pekan lalu. Disana, ia merasa keberatan atas perbuatan sejumlah oknum Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), karena dengan sengaja telah merusak lahan miliknya, pada Kamis (15/8) sekitar 13.00 Wita di Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget.
Menurut RO sebagai pelapor, mengatakan bahwa ia memiliki tanah tersebut berdasarkan Sertifikat Hak Milik (SHM) No 1931, dimana pelapor membeli tanah tersebut sekitar 1 tahun silam.
Kemudian, tanpa ada pemberitahuan dari terlapor tiba-tiba lahan miliknya, yang sudah dipasang batas berupa patok, dirusak oleh para pelapor dengan menggunakan alat berat, dengan alasan bahwa tanah milik pelapor akan dibangun, sekolah Pariwisata oleh pihak pemerintah Pemprov Sulut. Atas kejadian tersebut, pelapor mangalami kerugian materi sekitar Rp 30 juta.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasat Reskrim AKP Thommy Aruan SH SIK MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut, “laporan sudah kami terima dan akan segera di tindak lanjuti,” Pungkasnya. (Dwi)





