Dra Neivy Lenda Pelealu MSi
Manado – Sektor pariwisata merasakan dampak yang signifikan dengan adanya pandemi global Covid-19 di Kota Manado. Sedikitnya ada 1.868 pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang di-PHK dan dirumahkan.
“Para pekerja kebanyakan dari sektor perhotelan, diving centre dan industri hiburan malam. Ini data terbaru yang jumlahnya terus bertambah setiap hari,”jelas Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Manado Dra Neivy Lenda Pelealu MSi, Jumat (16/05).
Dirinya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga industri pariwisata di Manado kembali bergerak.
“Kita semua berharap ini segera berakhir agar kondisi pariwisata kita tidak semakin terpuruk, namun bisa kembali bergerak seperti sebelum adanya pandemi Covid-19,”pungkasnya. (JM)
- Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Monitoring Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gorontalo
- Kota Tomohon Raih Penghargaan Nasional, Wali Kota Caroll Senduk Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar untuk Program Rakyat
- Kantah ATR/BPN Morut Hadiri Rapat Teknis Pemeriksaan Formulir UKL-UPL PT Oddell Indonesia






