Bupati Sitaro Pimpin Apel Kerja dan Olahraga, Dorong Pelestarian Budaya Daerah dan Transformasi Ekonomi

oleh -640 Dilihat

SITARO-Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit, memimpin apel kerja yang dirangkaikan dengan kegiatan olahraga pada Jumat (21/3/2023).

Acara yang berlangsung di Tugu I Love Sitaro Ulu Siau ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, dengan fokus pada pembangunan budaya dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu kebijakan yang ditekankan dalam apel tersebut adalah penggunaan bahasa daerah oleh seluruh ASN setiap hari Jumat.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku selama apel, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan di kantor masing-masing. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya lokal dan memperkuat identitas daerah.

Dalam arahannya, Bupati Kalangit menekankan pentingnya disiplin, kebersamaan, dan pelestarian budaya daerah.

“Melalui apel kerja bersama ini, kita sebagai Aparatur Pemerintah kiranya dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan pemerintahan menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya kita agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ujar Kalangit.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pengembangan Tugu I Love Sitaro menjadi destinasi yang lebih menarik, yaitu “Sitaro Masadada”.

Lokasi ini akan dijadikan sebagai pusat transformasi ekonomi melalui pengembangan sentra oleh-oleh khas Sitaro.

“Kita akan fokus pada pengembangan sentra oleh-oleh yang menjadikan Sitaro Masadada sebagai destinasi unggulan,” tambahnya.

Rencana pengembangan Sitaro Masadada diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dengan mempromosikan produk-produk khas daerah serta menarik minat wisatawan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kegiatan apel kerja dan olahraga ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan kebersamaan dan kedisiplinan ASN, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan komitmen dalam melestarikan budaya daerah.

Dengan kebijakan penggunaan bahasa daerah dan pengembangan destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap dapat menciptakan identitas budaya yang kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya yang digaungkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Sitaro untuk turut serta menjaga warisan leluhur dan memajukan daerah yang kita cintai bersama” tutupnya. (ighel)

No More Posts Available.

No more pages to load.