Pohuwato – Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga yang didampingi Kadis Pertanian, Kamri Alwi dan Plt Kadis PU, Risdiyanto Mokodompit menerima perwakilan petani dari duhiadaa dan buntulia dan berdialog dengan pemerintah daerah, Rabu, (02/11/2022) di ruang pola kantor bupati.Rabu, (02/11/2022).
Dalam pertemuan Bersama Bupati Saipul, para petani di dampingi Camat Buntulia dan Camat Duhiadaa mengeluh aktivitas mereka yang terganggu akibat sedimentasi. Belum lagi akibat sedimentasi ini bisa saja menghambat para petani sawah untuk bercocok tanam.
Menurut bupati, apa yang menjadi keluhan dari petani menjadi perhatian serius, karena berurusan dengan kebutuhan orang banyak. “Kami akan optimal mencarikan solusi terkait sedimentasi tersebut”, kata Saipul.
Lanjut Bupati Saipul, pemerintah kabupaten pohuwato akan melakukan langkah dengan menyurati pemerintah provinsi terkait kendala yang dialami para petani akibat sedimentasi ini. Belum lagi akibat sedimentasi ini bisa saja petani tidak bisa bercocok tanam. Olehnya melalui pertemuan ini akan dicarikan solusi cepat untuk menanganinya.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Kepada para petani, Bupati Saipul berharap jangan melakukan mogok tanam, karena akan berdampak pada mutu serta produksi hasil pertanian di dua kecamatan tersebut. Yang jelas kata bupati, pemerintah akan optimal dalam penanganan sedimentasi yang akan berimbas pada gagal panen ini.
Solusi dari bupati langsung diapresiasi para petani, terlebih dengan langkah akan menyurat pemerintah provinsi terkait persoalan yang dihadapi oleh petani. (*/Has)








