Morut-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menegaskan, bahwa Kepala Desa (Kades) merupakan garda terdepan pembangunan yang ada di daerah.
Pernyataan tersebut, ditegaskan Bupati Delis, saat melantik 5 Kades, masing – masing, Kades Lee, Trisno Dumpele, Kades Bungintimbe, Lukman, Kades Korowou Djefri Tomuka, Kades Ueruru, Rusdin, dan Kades Tanakuraya, Tikno Hasil Pemilihan Serentak Masa Bakti 2025-2033, serta Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Se Kabupaten Morut Tahun 2025, di ruang pola Kantor Bupati Morut, Rabu (10/09/2025) pagi.
Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPD RI Asal Sulteng sekaligus Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang SSi Apt, Wakil Bupati (Wabup) Morut, H Djira K SPd MPd, Forkopimda Kabupaten Morut, Wakil Ketua I TP PKK Morut, Widyawati. Malla Djira, Sekda Morut, Ir Musda Guntur MM, para Kades yang dilantik dan dikukuhkan, Pejabat Eselon II dan III dijajaran Pemda Morut, Ketua TP PKK Desa, serta tamu undangan lainnya.
Baca : Bukan Kaleng-Kaleng, Morut Borong Gelar Ajang Pemilihan Putra-Putri Wisata Nasional 2025 di Jakarta
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Pada kesempatan itu, Bupati Delis, kembali menegaskan, ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, para Kades yang dilantik dan dikukuhkan diharapkan dapat mengelola ADD – DD se efektif dan se efisien mungkin.
“Kami berharap pengelolaan dana Desa bisa dimaksimalkan sebaik mungkin, demi kepentingan pembangunan yang ada di Desa, ” tegas orang nomor satu di Morut itu.
Ia juga berharap, agar seluruh program yang di ejawantahkan di Desa bisa bersinergi dengan program yang ada di Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.
“Angka kemiskinan yang ada juga perlu ditekan dengan baik. Karena meskipun sebaik mungkin program itu dijalankan, jika tidak di imbangi dengan menurunnya angka kemiskinan, maka semua yang kita lakukan dianggap tidak berhasil, ” tukas Politisi Senior DPP Partai Hanura Pusat ini. (NAL)





