Buton-Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Penguatan Kapasitas Stakeholder Perencanaan Kawasan Transmigrasi yang diselenggarakan di Hotel Claro Kendari, Senin (4/8/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Perencanaan dan Penyediaan Tanah Transmigrasi yang Clear dan Clean Guna Mendukung Trans Tuntas.”
Acara tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, para kepala daerah, dan instansi terkait dari berbagai kabupaten/kota.
Dalam arahannya, Wamen Viva Yoga menyampaikan tiga mandat utama Presiden Prabowo Subianto terkait transmigrasi. Pertama, transmigrasi harus mampu memperkuat integrasi nasional melalui proses asimilasi dan akulturasi budaya antarpenduduk dari berbagai daerah. “Nilai kekeluargaan dan keberagaman menjadi pondasi dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu,” ujarnya.
Mandat kedua adalah menjadikan program transmigrasi sebagai instrumen pengentasan kemiskinan. “Pemindahan penduduk bukan sekadar relokasi, melainkan memberikan harapan dan akses terhadap tanah serta sumber daya sebagai bagian dari reforma agraria,” jelasnya.
Mandat ketiga, lanjut Wamen, transmigrasi diharapkan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. “Banyak kawasan transmigrasi yang menjadi lumbung produksi pangan, termasuk beras. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha sangat penting untuk keberhasilan program ini,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka menyoroti tantangan di lapangan, seperti masih terbatasnya infrastruktur dasar, persoalan sosial dan lingkungan, serta penguasaan lahan oleh badan usaha maupun perorangan. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai forum untuk memperkuat pemahaman regulasi, meningkatkan kapasitas perencanaan, dan membangun sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menghasilkan solusi yang aplikatif dan adaptif sesuai dengan potensi serta tantangan spesifik di masing-masing kawasan transmigrasi.
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra turut mendukung upaya integratif dalam perencanaan kawasan transmigrasi, khususnya yang berkaitan dengan wilayah Kabupaten Buton. Ia menilai kegiatan ini penting dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat transmigran dan penduduk lokal. ***









