Manado – Anak laki laki berusia 5 tahun bernama Ricard Patabone (5) warga Kelurahan Kombos Timur Lingkungan III Kecamatan Singkil, ditemukan meninggal dunia dikarenakan hanyut di sungai Mayondi Kelurahan Kombos Timur Kecamatan Singkil. Selasa (1/2) siang tadi.
Menurut keterangan dari saksi Tinus Makarao (37) yang tak lain adalah paman korban mengatakan, awalnya korban disuruh oleh orang tuanya untuk pergi ke warung yang tak jauh dari rumah untuk membeli mie instan. Namun setelah berselang setengah jam, korban tak kunjung kembali kerumah. Sehingga saksi langsung pergi mengecek kewarung dan menanyakan kepada pemilik warung.
“Saat saya bertanya ke pemilik warung, dia (pemilik warung) mengatakan kalau keponakan saya tidak berbelanja di warungnya. Lalu saya balik dan langaung memberitahukan kepada orang tua korban,” ujar saksi.
Kemudian saksi bersama orang tua korban dan juga beberapa masyarakat langsung menyusuri sungai Mayondi. Alhasil korban ditemukan sudah meninggal dunia dikarenakan terseret arus.
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
Sementara itu, Kapolsek Singkil Iptu Muhammad Hasbi S.ik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya anak yang terseret arus banjir tersebut, “kejadian tersebut benar terjadi, tadi kami bersama Bhabinkamtibmas sudah mengunjungi rumah duka, kami Polsek Singkil turut berduka atas kejadian tersebut.” Pungkasnya. (Dwi)







