Bitung, Redaksisulut – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara bersama Manggala Agni gelar kegiatan aksi peduli Lingkungan peringati Hari Bumi 22 April 2019 di Kawasan Cagar Alam, Taman Wisata Alam Tangkoko Batuputih. Senin, (22/4/2019).
Dari kegiatan yang dilaksanakan ini, Kepala Balai KSDA Sulut Ir. Joel Allo mengharapkan kedepan kegiatan yang sama bisa dilakukan oleh perusahaan swasta dengan memanfaatkan kawasan hutan dan pantai sebagai kekayaan alam yang patut dilestarikan.
Kasie BKSDA Sulut, Jacob Ambagu mengatakan bahwa peringatan Hari Bumi kali ini, pihaknya mendukung dengan melepasliarkan beberapa satwa dan melakukan penghijauan.
“Kali ini kami melepasliarkan Tukik atau 150 ekor benih Penyu, 2 ekor Kuskus Beruang, 1 Kuskus kecil jenis Tembung, 100 bibit pohon di Batu Putih dan 1000 bibit pohon ditanam di kawasan wisata alam Batu Angus Kasawari”. Katanya.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Sementara itu Sekretaris Kota Bitung Dr. Audy Pangemanan dalam kesempatan tersebut turut melepaskan Tukik serta mengatakan kelestarian hutan dan flora maupun fauna di dalamnya perlu di jaga agar tidak punah demi kelangsungan makhluk hidup serta kehidupan manusia yang sangat bergantung dari alam.
“Perubahan iklim bukan hanya terjadi di negara-negara Eropa dan Amerika tetapi sudah semakin terasa di Kota Bitung. Untuk itu mari sadar terhadap penghijauan lingkungan sebagai bagian utama sumber oksigen dan air juga tidak serakah mengelolah sumber daya laut.
Turut hadir anggota Manggala Agni, Kadis DLH Pemkot Bitung, Sadat Minabari, komunitas pecinta alam dan masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan hari bumi. (Wesly)








