Bitung, Redaksisulut – Kurangnya Tenaga Kontrak Kesehatan (TKK) dalam pencegahan melawan virus corona atau covid 19, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berhentikan seorang dokter.
Menurut informasi, dr. Yunifer Sutanto yang merupakan dr umum di Puskesmas Aertembaga ini sudah mengabdi selama kurun waktu lima tahun.
Saat di konfirmasi, dr, Yunifer Sutanto mengatakan bahwa namanya tidak ada dalam Suarat Keputusan (SK) Wali Kota Bitung Nomor:188.45/HKM/SK/41/2020 tentang penetapan tenaga kontrak yang diperbantukan sebagai tenaga kesehatan di lingkungan pemerintahan Kota Bitung 2020.
“Sempat kaget saat melihat nama saya tidak ada dalam SK, tetapi kan itu haknya pimpinan dan saya terima dengan tulus hati”. Kata dr. Yunifer istri dari Politisi PDI Perjuangan, Habriyanto Achmad.
- Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tetap Positif Tumbuh Impresif 5,54 Persen,Lampaui Target Nasional
- Ketua Umum HMI Cabang Boalemo Kecam Terkait Dugaan Tindakan Represif Aparat Kepolisian terhadap Kader HMI
- 50 Persen Bidang Tanah di Sulteng Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Ia juga mengatakan bahwa selama diperbantukan sebagai TKK di Dinkes Bitung tidak pernah melakukan kesalahan.
“Mungkin dalam pekerjaan saya ada penilaian lain dari pimpinan dan itu hak pimpinan”. Katanya.
Dengan masih berkurangnya Alat Pelindung Diri (APD), dr. Yunifer Sutanto ingatkan kepada pemerintah agar APD bagi TKK bisa dilengkapi.
“Kasihan teman-teman dilapangan yang bekerja digarda terdepan melawan Covid-19 di Bitung”. Tambahnya. (Wesly)






