Mustarin Humagi
SULUT – Pilkada serentak di Sulut di tengah pandemi Covid-19, relatif aman dan terkendali. Hal ini diungkapkan Kordinator Bidang Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Sulut Mustarin Humagi.
“Ini berdasarkan pantauan kami di lapangan dan jajaran pengawas di kabupaten/kota,” ungkapnya, kemarin.
Dia pun menjamin kesigapan jajaran Bawaslu Sulut hingga kabupaten/kota untuk mengikuti Sidang Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Tingkat Provinsi di Mercure Hotel.
“Kami baru saja melakukan koordinasi terkait pengawasan kegiatan terebut. Berbagi aduan masyarakat sedang dan sudah kami proses. Tapi semua relatif aman dan terkendali,” tutur dia.
- RDP Komisi III DPRD Sulut: PT MSM Janji Benahi Jalan Nasional Girian–Likupang dalam Empat Bulan
- Annabelle Maliangkay Wakili Minut di Putri Otonomi Indonesia 2026, APKASI Resmi Buka Audisi 20 Besar
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
Dari data yang didapat, untuk sementara ada 144 pelanggaran temuan Bawaslu. 50 masuk kategori bukan pelanggaran. Kemudian terkait laporan, yang masuk sejauh ini ada 9 pelanggaran. 18 laporan dikategorikan bukan pelanggaran.
Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menyebut pihaknya masih terus melakukan rekapan data. Begitu pula dengan data dari kabupaten/kota ada yang belum masuk.
Yang pasti kata dia, seluruh temuan dan dugaan laporan akan ditindaklanjuti. “Dan jika terbukti memenuhi unsur kita akan proses bersama dalam Gakkumdu,” sebut Malonda.(***)






