Sulut – Penerbangan penumpang komersial di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sam Ratulangi, mulai Sabtu (25/04) hari ini, dihentikan sementara.
Sesuai edaran yang dikeluarkan PT Angkasa Pura, larangan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020.
Pihak otoritas Bandara Internasional Sam Ratulangi hanya melayani penerbangan kargo, penerbangan darurat dan penerbangan atas izin pemerintah.
Hal ini merupakan kebijakan Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memutuskan menghentikan sementara layanan transportasi udara komersial dan carter. Larangan ini merupakan tindak lanjut dari larangan mudik kepada masyarakat.
- Randito Maringka : Kehadiran Mako Sathantai Kodaeral VIII Perkuat Pertahanan Maritim
- Ekonomi Sulut Tetap Tumbuh Ditengah Ketidakpastian Global,Daya Beli Masyarakat Dan Kesejahteraan Petani Menjadi Perhatian Utama
- Wujudkan Keadilan Energi, Gubernur Yulius Perjuangkan Listrik di Daerah Terpencil : Bukti Nyata Kerja untuk Rakyat
“Untuk sektor transportasi udara, pertama adalah larangan melakukan perjalanan di dalam negeri maupun ke luar negeri, baik menggunakan transportasi udara berjadwal maupun transportasi udara carter,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto dalam konferensi pers, Kamis (23/04) lalu. (*/JM)






