Manado – Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah, mengingat perencanaan berbasic spacial/ ruang dan tempat akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.
Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambajong menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Manado sedang mengembangkan Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA).
“Aplikasi ini menggabungkan data dan informasi seluruh perangkat daerah menjadi satu sistem dan menampilkannya secara aktual. Bahkan turut membantu mendongkrak PAD melalui penerimaan pajak daerah,” Jelas Kaban Liny.
Yang ingin mencari tahu dan belajar soal Panada ditambahkan Liny, Bapelitbangda Kota Manado Rabu (6/5/2020) akan menggelar diskusi online cerita praktik cerdas.
- Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, GM PLN UID Suluttenggo Audiensi Dengan Kajati Gorontalo Bahas Program Strategis Kelistrikan
- PLN Dukung Bappenas Perkuat Perencanaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sulawesi Utara
- Prestasi Membanggakan! Sulawesi Utara Masuk 10 Besar IPM Nasional, Tertinggi di Pulau Sulawesi
“Kita akan membahas bagaimana PANADA membantu efisiensi perencanaan pembangunan di Kota Manado, Diskusi online akan dimulai pukul 14.00-14.30, live di IG Story @InfoBaKTI,” ajak Kaban Liny.
Diketahui, aplikasi PANADA terpilih sebagai salah satu Praktik Cerdas yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI 2018 dan masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 (SINOVIK) Kemenpan RB. (*/JM)






