Manado – Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah, mengingat perencanaan berbasic spacial/ ruang dan tempat akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.
Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambajong menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Manado sedang mengembangkan Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA).
“Aplikasi ini menggabungkan data dan informasi seluruh perangkat daerah menjadi satu sistem dan menampilkannya secara aktual. Bahkan turut membantu mendongkrak PAD melalui penerimaan pajak daerah,” Jelas Kaban Liny.
Yang ingin mencari tahu dan belajar soal Panada ditambahkan Liny, Bapelitbangda Kota Manado Rabu (6/5/2020) akan menggelar diskusi online cerita praktik cerdas.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Kita akan membahas bagaimana PANADA membantu efisiensi perencanaan pembangunan di Kota Manado, Diskusi online akan dimulai pukul 14.00-14.30, live di IG Story @InfoBaKTI,” ajak Kaban Liny.
Diketahui, aplikasi PANADA terpilih sebagai salah satu Praktik Cerdas yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI 2018 dan masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 (SINOVIK) Kemenpan RB. (*/JM)






