Manado – Usai mendapatkan legitimasi dari Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS), Aliansi Pers Manado (APM) menggelar pertemuan bersama Ketua DPRD Kota Manado, Dra Alltje Dondokambey, Rabu (18/08/2021) sore di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan itu, organisasi Pers yang dikomandani Steven ‘Teba’ Rondonuwu melaporkan rencana kegiatan pengukuhan yang akan digelar di Taman Kesatuan Bangsa dalam waktu dekat.
Perwakilan APM juga menjelaskan maksud dan tujuan terbentuknya organisasi pers ini yaitu merangkul semua pekerja pers yang keseharian melakukan peliputan di Pemerintah Kota dan DPRD Kota Manado dalam mengawal pemerintahan AA-RS dan tentunya menopang kebijakan dari DPRD Kota Manado.
Bak gayung bersambut, Srikandi PDI Perjuangan ini mendukung penuh program dan bersedia hadir saat pengukuhan APM nanti.
- Hearing Komisi III DPRD Sulut : Warga Tuntut Akses Jala Baru Dapat Digunakan, PT MSM Janji Perbaiki Jalan Eksisting Milik BPJN
- Bupati FDW Pimpin Rapat Bersama Forkopimda Minsel, Bahas Berbagai Isu Terkini
- Momen Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Jam Operasi Listrik Pulau Paku Menjadi 18 Jam: Dorong Ekonomi Kepulauan di Morowali
“Saya sangat senang, sekarang ini sudah ada Aliansi Manado yang menjadi satu-satunya wadah dari berbagai media yang meliput di Dewan maupun pemerintahan kota Manado ,” tukas Dondokambey bersemangat.
Tak hanya itu, Ibu Al sapaan akrabnya mengatakan APM bisa menjadi satu-satunya organisasi resmi yang meliputi di DPRD Kota Manado.
“APM jadilah corong kepada masyarakat, segala kegiatan di Dewan Manado diliput dengan baik dan disosialisasikan kepada masyarakat. Yang penting APM sudah mendapatkan mandat dari Pak Walikota dan Wakil Walikota, maka sebagai mitra kerja DPRD Manado, kami berharap sinergitas terus terjaga. Kita bangun koordinasi, karena APM adalah satu-satunya organisasi resmi yang meliputi di Dewan Manado,” tuturnya.
“Silahkan berkreasi untuk membuat kota Manado maju dan sejahtera. Saya support penuh,” pungkas Bendahara PDI Perjuangan Kota Manado ini.
Yang hadir dalam pertemuan menerapkan protokol kesehatan itu, hanya perwakilan dari para pengurus APM, dikarenakan masih dalam situasi Pandemi Covid-19. (*)








