Akibat Longsor Akses Jalan Hubungkan Morut Dan Touna Lumpuh Total, Arief Ancam Tindak Tegas Perusahaan Tambang Tidak Perhatikan Aspek Lingkungan

Morut-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara (Morut), sepanjang malam mengakibatkan longsor di seputaran jalan Kuda Laut, Kelurahan Bahoue, Sabtu (14/06/2025), sekitar pukul 23.20 Wita.

Akibat peristiwa itu, menyebabkan akses jalan Provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Morut dengan Tojo Una-Una (Touna) lumpuh total.

Demikian juga arus lalu lintas dari arah Kota Kolonedale menuju Desa Ganda-Ganda, dan sebaliknya tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lapangan Minggu(15/06/2025) dini hari, sejumlah pihak turun langsung meninjau lokasi kejadian. Tampak hadir Anggota DPRD Morut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morut, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD), serta pihak Polsek Petasia.

Sementara itu  alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan tersebut. Selain itu, petugas dari Polsek Petasia, BPBD Morut, dan warga bahu-membahu mengevakuasi barang-barang milik warga yang terdampak, termasuk unit sepeda motor.

Ketua Komisi I DPRD Morut, Ince Mochamad Arief Ibrahim, yang hadir bersama anggota DPRD Usman Ukas, mengungkapkan, longsor disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan tambang di wilayah Kolonodale.

” Kami akan menindak tegas perusahaan mana yang melakukan aktivitas tambang tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Hal ini juga telah kami koordinasikan dengan Pemda Morut dan Dinas terkait,” tegas Politisi muda Partai Hanura Morut itu.

Hingga berita ini tayang, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung. (YOK/NAL)

Loading