Uskup Benedictus Estephanus Resmikan Pengoperasian Gedung Gereja Stasi ST Yakobus Mandula

Morut-Uskup Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC asal Manado, memberkati sekaligus meresmikan pengoperasian gedung Gereja Stasi ST Yakobus di Desa Mandula Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sabtu (06/07/2024) pagi.

Pemberkatan dan Peresmian Gereja Stasi ST Yakobus Mandula tersebut, dihadiri oleh Bupati Morut, diwakili Staf Khusus Bupati, Drs Viktor A Tamehi, Pastor Fanny Stefanus Manengke MSC, Kades Mandula, Albert Yanton Pidode, warga jemaat Gereja Stasi ST Yakobus Mandula, Gembala – Gembala Jemaat dari dedominasi Gereja yang ada di Mandula, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Setelah Pemberkatan dan Peresmian tersebut, dilanjutkan dengan Misa Ibadah.

Bupati Morut, diwakili Staf Khusus Bupati, dalam sambutannya, usai Misa Ibadah, memberikan apresiasi positif atas terlaksananya Pemberkatan dan Peresmian Gedung Gereja Stasi ST Yakobus Mandula.

“Selamat atas diresmikannya Gereja ini. Terus ramaikan Gereja tersebut untuk kemuliaan dan kebesaran nama Tuhan, ” ujar mantan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Pemda Morut itu.

Sementara itu, Uskup Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu, mengatakan, semua yang dirindukan oleh 7 Kepala Keluarga ( KK) warga Jemaat Stasi ST Yakobus Mandula, akhirnya bisa berbuah manis dengan diresmikannya gedung Gereja ini.

“Dalam perjalanan panjang pembangunan Gereja ini, banyak rintangan dan halangan yang dihadapi. Tetapi puji Tuhan berkat rasa solidaritas dan kesetiakawanan yang hakiki, Gedung Gereja ini bisa diresmikan dan digunakan untuk kemuliaan nama Tuhan, ” kata Uskup Benedictus.

Sebelumnya, mewakili Panitia Pembangunan Gereja ST Yakobus Mandula, Dionisius Ngongo Moza, menjelaskan, secara singkat sejarah berdirinya Gereja ini, dimana awalnya dimulai pada 18 Oktober 2009, oleh kesepakatan beberapa warga untuk beribadah secara Katolik, meskipun baru sebatas dilakukan di rumah salah seorang warga Jemaat.

Sejak saat itulah, mulai terus bertumbuh dan berkembang, kemudian merencanakan untuk membangun sebuah rumah ibadah. Karena belum memiliki modal awal, maka beberapa warga Jemaat bersepakat untuk menggadaikan BPKB salah seorang warga Jemaat di Mandala, yang proses angsurannya di bayar secara bersama- sama.

“Dari situlah awalnya, lewat usaha – usaha dari warga Jemaat, termasuk suport positif dari Pemdes Mandula, serta dukungan beberapa donatur lainnya, dan niat tulus para warga Jemaat, pembangunan Gereja Stasi ST Yakobus Mandula bisa selesai dengan baik, dan di resmikan oleh Uskup Benedictus Estephanus saat ini, ” jelas Kades Po’ona.

Pada kesempatan itu, Dionisius Ngongo Moza, juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebut satu persatu, atas bantuan dan dukungan positifnya, sehingga Gereja Stasi ST Yakobus, bisa rampung dan terselesaikan dengan baik.

“Terima kasih buat kebarsamaan kita semua. Terima kasih juga buat kehadiran Uskup Benedictus Estephanus, ” ujar Dion Moza sapaan akrabnya. (NAL)

Loading