Manado – Polresta Manado menjalani tes narkoba secara mendadak. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang lobby Mapolresta Manado ini, sebanyak 48 personil anggota Polresta Manado melakukan pemeriksaan sampel salifa atau lendir, Selasa (23/2) pagi tadi.
Pemeriksaan dilakukan oleh personel Satresnarkoba Polresta Manado dan diawasi langsung oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli SIK MH didampingi Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi SIK.
“Pemeriksaan sampel salifa ini dilakukan untuk memeriksa apakah ada anggota yang menggunakan narkoba atau tidak. Karena beberapa waktu lalu, ada beberapa anggota Polri yang tertangkap karena menggunakan narkoba. Ini akan dilakukan kepada semua anggota Polresta Manado, tetapi untuk saat ini kita lakukan kepada anggota operasional dulu,” ujar Elvianus Laoli.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh anggota agar tidak main main dengan narkoba, karena tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi siapapun yang bermain narkoba di negara ini. Apalagi anggota Polri, karena akan diberikan tindakan tegas, pecat dan pidana.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Tujuan dari tes ini, agar anggota dapat memberi contoh kepada masyarakat untuk tidak terlibat dengan narkoba. Dan apabila ada anggota yang terlibat, akan diberikan tindakan tegas, karena dalam penegakkan hukum untuk kasus narkoba kami tidak akan main main,” tegas Laoli.
Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Manado Kompol Temmy Toni SIK menerangkan, dalam pemeriksaan ini dilakukan secara mendadak kepada 48 anggota Polresta Manado yang melaksanakan piket hari ini dan dalam pemeriksaan tidak ditemukan anggota Polresta Manado yang positif narkoba. “Untuk hasil pemeriksaan, semuanya negatif narkoba,” ungkap Temmy. (Dwi)








