MANADO – Gerakan ‘mari jo bakobong’ yang gencar dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dimasa pandemi Covid-19, kedepan akan muncul sebagai salah satu destinasi baru sebagai perwujudan misi ekowisata.
Masyarakat akan terbiasa melaksanakan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sehingga, dimana-mana terlihat tanaman perkebunan yang sangat menarik minat wisatawan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut dengan gerakan ‘mari jo bakobong’ disaat pandemi Covid-19 ini memiliki nilai wisata. Karena umumnya wisatawan sangat tertarik dengan perkebunan atau yang sifatnya culture. Saya yakin kedepan ini akan jadi daya tarik di bidang pariwisata Manado,”ujar Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE.
- Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Ke-62 Provinsi Sulut, Gubernur Yulius Beberkan Pencapaian Keberhasilan Sulut Dibidang Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan
- HUT Provinsi Sulut Ke-62, Gubernur Yulius : Kita Bergerak Satu Arah, Satu Tujuan dan Satu Komando
- Peringati HUT Provinsi Ke 62, Pemkot Bitung Gelar Upacara Bendera
Menurutnya, potensi pariwisata di Manado tidak hanya alam dan budaya, namun bisa mengarah ke agrowisata.
“Untuk mewujudkan hal itu, semua warga Manado harus mendukung apa yang dilakukan pemerintah disaat pandemi Covid-19 ini,”pungkas Sasoeng. (*)





