Tondano – Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana terus tingkatkan kewaspadaan, mengingat dengan cuaca yang tak menentu, apalagi hujan keras disertai angin kencang sering terjadi setiap saat.
Hal itu di katakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Nofry Lontaan, ST, kepada awak media diruang kerjanya Selasa (14 /1/2020).
Dirinya meminta masyarakat yang tinggal kawasan bantaran sungai dan pegunungan ada baiknya menghindar dulu.
” Begitu pun penguna kendaraan saat akan melintasi jalan kawasan tebing , baiknya berhati – hati saat hujan dan angin yang mengakibatkan pohon tumbang disertai longsor. “Ucapnya.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Kaban Lontaan menghimbau masyarakat banyak menanam pohon di kebun masing masing baik pegunungan maupun bukan kawasan pegunungan.
” Menanam pohon juga merupakan salah satu mengurangi pencegahan bencana, dan mengurangi terjadinya pendangkalan Danau Tondano di sebabkan pegunungan sudah banyak berkuarang pepohonan. ” tutupnya. (Ronny Rantung ).






