Sulut-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Mapolda Sulut, Kamis (12/3/2026).
Upacara tersebut dihadiri Kapolda Sulut Roycke Harry Langie serta Pangdam XIII/Merdeka Mirza Agus.
Dalam kesempatan itu, Gubernur bersama Kapolda dan Pangdam melakukan pemeriksaan pasukan yang telah berbaris sebagai bagian dari kesiapan pengamanan menjelang hari raya.
Setelah melakukan pengecekan pasukan, Gubernur Yulius membacakan sambutan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
- GMIM Moria Kolongan Rayakan HUT ke-174 dengan Ibadah Syukur, Kejuaraan Moriko Cup 2026 Sukses Digelar
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan komitmen nyata Polri bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Menurut Kapolri, pengamanan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
“Polri bersama instansi terkait berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idul Fitri, maupun umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian,” ujar Gubernur saat membacakan sambutan Kapolri.
Terkait arus mudik, Kapolri melalui sambutannya juga menekankan pentingnya strategi rekayasa lalu lintas yang antisipatif. Hal ini mengingat potensi pergerakan masyarakat yang sangat besar selama masa mudik.
Petugas di lapangan diinstruksikan untuk memastikan kelancaran jalur mudik guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Apel gelar pasukan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergitas antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan unsur pengamanan lainnya harus terus diperkuat. (*JM)






