180 Warga Morut Akan Dapat Beasiswa PT di Dalam dan Luar Negeri di Tahun 2024

Palu-Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara (Morut) akan memberikan beasiswa kepada 180 orang lulusan SMA dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti pendidikan tinggi (Diploma, S1 dan S2) di Perguruan Tinggi (PT) ternama di Indonesia dan Luar Negeri.

Program beasiswa PT ini diselenggarakan melalui Program Bea Siswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Yayasan Adiluhung.

Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menjelaskan, program beasiswa ini setelah sosialisasi program BIE-D Apkasi kepada para Bupati/Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPSMD dan Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Sulteng di Swissbell Hotel Palu, baru- baru ini.

Menurut Delis, Apkasi memberikan jatah 180 orang untuk Kabupaten Morut, dari total 2.000-an target beasiswa untuk seluruh Kabupaten/Kota di Sulteng di tahun 2024 ini.

Ia menjelaskan, 50 orang penerima beasiswa tersebut akan diseleksi dari para lulusan SMA 2024 untuk mengikuti kuliah diploma dan S1 di PT ternama di Indonesia seperti Institute Pertanian Bogor ( IPB), Unpad Bandung, Unhas Makassar, UNY Yogyakarta, UNS Surakarta, dan UGM Yogyakarta.

Sebanyak 30 orang lainnya akan mengikuti pendidikan tingkat diploma di Luar Negeri, khususnya China. Sementara 100 orang lainnya akan direkrut untuk mengikuti pendidikan S1 atau S2 di PT ternama di Indonesia yang disebut program Rekognisi Pengalaman Lampau (RPL) untuk para ASN atau pegawai PPPK yang ingin mendapatkan gelar S1 dan S2.

Program RPL ini memberikan kebijaksanaan waktu pendidikan kepada ASN yang mengompensasikan masa kerja mereka dengan lama pendidikan yang akan ditempuh, paling tinggi 50 persen.

Artinya, seorang ASN yang ikut beasiswa S1 dengan lama pendidikan empat tahun, akan diberikan pemotongan lama pendidikan sampai 50 persen dengan memperhitungkan masa kerja mereka. (MCDD/NAL)

Loading