Minahasa-Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sekaligus melantik 27 anggota BPD Pergantian Antar Waktu (BPD-PAW). Acara berlangsung di Gedung Wale ne Tou Tondano, Jumat (12/9/2025).
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, Forkopimda, camat, hukum tua, dan 27 anggota BPD Pergantian Antar Waktu.
Dalam sela kegiatan Bupati RD dan Wabup Vasung memberikan santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 4 ahli waris, sebanyak 4 ahli waris dengan nominal 42 Juta serta beasiswa bagi anak-anak yang masih menempuh pendidikan.
Dalam sambutan, Bupati menegaskan bahwa baik Pemerintah Desa dan BPD, wajib melakukan koordinasi dalam menjalankan tugas. Hal ini ditegaskan Bupati dikarenakan, pada beberapa waktu yang lalu melaksanakan Sidak, ada Pemdes dan BPD berbeda pendapat.
Baca : Pemkab Minahasa Gelar GPM, Bupati RD : Ini Sangat Membantu Masyarakat
“Ketika saya melakukan sidak di beberapa desa, ada Kumtua dan BPD yang berbeda pendapat. Saya ingatkan, kumtua dan BPD adalah mitra kerja. Jangan menganggap diri paling tinggi,” tegas Bupati.
Lanjut Bupati RD, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja dari Hukum Tua. “Apalagi bagi kumtua yang hanya pejabat atau pelaksana tugas, kami akan melakukan evaluasi,” tukas Bupati.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan dengan tegas kepada para Pemerintah desa, agar mempertanggungjawabkan dengan baik pengelolaan keuangan yang diberikan dari pemerintah.
“Saya sebagai Bupati, tidak akan mengintervensi jika ada hukum tua yang bermasalah dengan hukum, hanya karena pertanggungjawaban yang tidak benar. Jadi tata kelola keuangan harus sebaik-baiknya,” tegas Bupati.
Bupati juga sempat menyentil tentang sikap dari beberapa desa yang tidak menerima dengan baik kedatangan dari Ketua TP-PKK saat melakukan kunjungan mendadak.
“Saya sedikit tergerak, ketika ibu ketua TP PKK, mengunjungi beberapa desa, namun sangat disayangkan tidak di terima dengan baik dari pemerintah desa. Padahal, kunjungan beliau walaupun mendadak dan tidak terjadwal akan tetapi pasti ada tujuan untuk desa tersebut, semisal program PKK, hatinya PKK dan program yang bersentuhan langsung dengan warga lewat PKK,” kata Bupati.
Bupati berharap agar sinergitas yang telah tercipta selama ini, agar dapat berlangsung terus dan berlanjut.” Tegasnya. (*Ronny).









