Sulut-Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus diundang Kelompok Tani “Goro” di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa, disambut hangat masyarakat orang nomor satu di Sulut langsung turun ke sawah dan ikut memanen padi bersama para petani, Rabu (23/04/2025).

Kehadiran Gubernur Yulius ini mendapat sambutan hangat dari seluruh masyarakat, bahkan kelompok tani yang sudah menantikan kehadiran pemimpin daerah itu sejak pagi hari bersama pemerintah setempat sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Ini bukan sekadar panen, ini bagian dari mendengar langsung suara rakyat. Kita ingin memastikan bahwa produksi pangan berjalan baik dan petani kita mendapat dukungan yang nyata,” tegas Gubernur Yulius saat berbincang dengan kelompok tani di lokasi.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis

Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Nova Pangemanan yang mendampingi Gubernur Yulius menyatakan undangan dari kelompok tani Goro, Gubernur melihat sekaligus turun langsung dalam hamparan panen padi seluas 400 hektar di kakas barat sampai langowan timur di gapoktan.

”Sambil panen pak gubernur yang disapa ” Waseng Leos” oleh para petani di kakas mensupport dengan memberikan bantuan diantaranya 1 unit alat panen padi besar Combine Hardvester besar, traktorcroda 4, pompa air, benih cabe, tomat, jagung.dimana semua yang diminta petani/ poktan langsung di setujui,” jelas Kadis Pangemanan

Ditambahkannya pula, sebelumnya pemprov telah mengalokasikan bantuan melalui program ”Mantap” Mandiri Benih tanaman pangan sehingga selain penghasil padi untuk dikonsumsi poktan tersebut sebagai penangkar benih padi varitas nutrizing atau padi kaya gisi, selain itu sebagai kawasan Budidaya tanaman sehat, BTS padi, bantuan sumur suntik , dimana kawasn ini dilaksanakan 2 kali Gerdal atau gerakan pengendalian hama sehingga bebas dari Tungro & penggerek batang. (* Advetorial)












