Jakarta-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan, terkait Proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) yang melibatkan sejumlah Kementerian/Lembaga, baru – baru ini.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, bertujuan untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih lahan yang terjadi di antara kawasan hutan, perkebunan, transmigrasi, dan perumahan.
“Untuk mengurangi tumpang tindih lahan ini, maka kita buat lanjutan program ILASP. Supaya pengalaman tumpang tindih lahan yang sudah-sudah, tidak terulang lagi ke depan. Ini karena dulunya belum ada integrasi sistem dan integrasi data, dengan adanya program ini maka semua akan terpetakan dengan baik,” terang Menteri Nusron, usai pertemuan di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta. ( Hms ATR BPN/NAL)
- Apriano Ade Saerang: Suryawati Bukan Pengurus DPD Hanura Sulut Periode 2026-2031
- Satreskrim Polres Morut Ringkus Pelaku Pembunuhan Warga Desa Era, Motifnya Diduga Kuat Akibat Sakit Hati
- Balai Taman Nasional Bunaken Tangani Penemuan Coelacanth di Pulau Siladen, Spesimen Diserahkan ke Unsrat untuk Penelitian








