Jakarta-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan, terkait Proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) yang melibatkan sejumlah Kementerian/Lembaga, baru – baru ini.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, bertujuan untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih lahan yang terjadi di antara kawasan hutan, perkebunan, transmigrasi, dan perumahan.
“Untuk mengurangi tumpang tindih lahan ini, maka kita buat lanjutan program ILASP. Supaya pengalaman tumpang tindih lahan yang sudah-sudah, tidak terulang lagi ke depan. Ini karena dulunya belum ada integrasi sistem dan integrasi data, dengan adanya program ini maka semua akan terpetakan dengan baik,” terang Menteri Nusron, usai pertemuan di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta. ( Hms ATR BPN/NAL)
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado






