Manado- Dalam kunjungan ke Tagulandang, Jumat (3/5/2024), Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menyampaikan rencana relokasi warga Pulau Ruang.
Dia memastikan mereka akan disediakan rumah oleh Pemerintah sekaligus fasilitas pendukung lainnya di tempat relokasi.
Selain itu, Gubernur Olly pun berjanji akan memperjuangkan agar warga yang direlokasi juga mendapatkan lahan untuk berkebun.
Usulan terkait lahan perkebunan ini kemudian dikemukakan Gubernur Olly kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang dilakukan secara daring, Jumat sore.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Mohon karena diluar rumah mereka yang rusak, kebun mereka juga habis Pak. Kalau bisa ada tambahan lahan perkebunan bagi 301 keluarga (yang akan direlokasi) ini Pak,” tukas Gubernur Olly kepada Presiden.
Usulan tersebut langsung mendapat respon positif dari Presiden Jokowi.
“Apa yang disampaikan Pak Gubernur saya setuju, ada tambahan lahan pertanian dan perkebunan, saya kira ini penting sekali berkaitan dengan pekerjaan buat mereka,” ucapnya.
Diketahui para pengungsi akan direlokasi pada tempat yang nyaman sebagaimana kehidupan mereka di pulau Ruang. Lokasinya juga akan disesuaikan dengan kultur, budaya masyarakat Kabupaten Kepulauan SITARO. Kemudian mata pencaharian warga yang telah terbiasa bertani maupun melaut.
Dari penuturan Gubernur Olly, ada dua daerah yang rencananya akan menjadi tempat relokasi, yakni Minahasa Utara (Likupang) dan Bolaang Mongondow Selatan (Tutuyan/Dumagin). (*)






